Batu: Jatim Park 1 & 2

5 November 2018.

Saya, Suami dan adik kami Bintang, berangkat menggunakan kereta Gajayana 17.40 WIB hari Minggu dari Stasiun Gambir dan tiba di Stasiun Malang sekitar jam 09.00 WIB keesokan harinya. Dari stasiun, kami naik Taksi Citra yang mangkal di depan stasiun menuju ke homestay kami di Batu. Selain taksi, pilihan transportasi lain adalah Grab Car yang sayangnya nggak boleh dipesan langsung dari stasiun. Jadi kalau kamu mau pesan Grab, pasti diminta jalan dulu ke spot tertentu di luar stasiun.

Perjalanan dari Malang ke Batu ternyata singkat, nggak sampai satu jam. Kami mampir sebentar di penginapan kami, Griya Sumber Rejeki Homestay 2, di dekat Batu Night Spectacular (BNS) untuk menaruh koper dan cuci-cuci sebentar. Dari situ, kami menggunakan taksi yang sama untuk berangkat ke tujuan pertama: Jatim Park 1! Total biaya taksi, termasuk mampir ke homestay, adalah Rp98.000.

Berhubung Weekday, tiket terusan Jatim Park 1 + Museum Tubuh bisa kami beli dengan harga Rp90.000/org. Untuk info tiket yang lebih jelas, kamu bisa klik di sini. Urutan pertama masuk adalah Museum Tubuh Bagong yang pintu masuknya berupa mulut Bagong dan terletak di sebelah kiri pintu masuk Jatim Park 1.

D1 - Bagong.jpg

Di museum ini, kita dibawa masuk ke berbagai zona yang mewakili organ-organ tubuh. Di masing-masing zona, ada pemandu tersendiri yang bersiaga dan menjelaskan fakta-fakta unik tentang organ-organ tersebut. Museum ini bagus untuk kamu yang bawa anak-anak dan ingin mengenalkan mereka pada anatomi tubuh manusia. Salah satu zona favorit saya adalah cadaver manusia sungguhan yang diawetkan dengan teknik plastinasi. Sayangnya zona ini hanya bisa dimasuki pengunjung 18 tahun ke atas.

Kelar keliling Museum Bagong, kami memasuki Jatim Park 1. Ternyata dari gerbang masuk itu, kita nggak langsung ketemu wahana-wahana, melainkan harus melewati sejumlah zona sains dan kebudayaan yang juga cocok untuk belajar.

D1 - Wahana.jpg

Secara umum, Jatim Park 1 itu mirip dufan. Atraksi utamanya adalah wahana-wahana yang memicu adrenalin. Namun, kalau dibandingkan dengan Dufan atau Universal Studio, wahana-wahana di sini masih lebih mild dan nggak terlalu menegangkan. Favorit saya adalah Spinning Coaster atau semacam roller coaster yang tiap keretanya bisa diduduki 4 orang (2 orang duduk membelakangi 2 orang), lalu selama bergerak di lintasan, kereta tersebut bisa berputar, sehingga sesekali kita akan bergerak maju atau mundur. Oya, satu hal yang juga saya suka dari Jatim Park 1 adalah penyerapan UKM di kedai-kedai mereka. Alih-alih memasukkan franchise besar seperti McD atau sejenisnya, penjual makanan di Warung Ndheso adalah para ibu-ibu sekitar dengan menu soto, siomay, rawon, nasi campur dll yang dijual dnegan harga sangat murah.

D1 - Wahana2.jpg

Untuk bermain beberapa wahana tertentu, kita diharuskan untuk membayar biaya ekstra. Suami dan adik saya main Gokart di lintasan yang cukup besar dengan biaya Rp25.000/org untuk 2 putaran. Kalau ditanya mana wahana yang paling ekstrim atau menantang, mungkin Superman Coaster. Speaking of, Jatim Park 1 memang menawarkan cukup banyak jenis roller coaster. 

D1 - Zoo.jpg

Dari Jatim Park 1, kami bergerak ke Jatim Park 2. Kamu bisa jalan kaki sejauh 850m atau pesan Grab. Biaya masuk Batu Secret Zoo dan Museum Satwa adalah Rp84.000/org. Batu Secret Zoo itu bagus dan nyaman banget. Puluhan kali lipat lebih bagus dari ragunan, hehe. Di dalamnya ada berbagai zona dari mamalia, reptil, aquarium, hingga hewan-hewan buas. Jangan lupa, ada satu “wahana” yang menurut kami paling wajib dinaiki, yaitu Safari Farm.

D1 - Zoo2.jpg

Di Safari Farm ini kita diajak menaiki kereta yang bisa diisi sekitar 30-40 orang untuk berkeliling melihat satwa-satwa dari jarak dekat. Beberapa satwa dibiarkan untuk berkeliaran bebas dan mendekati kereta untuk menyapa kita. Nah, kita bisa memberikan makanan berupa wortel yang dijual seharga Rp10.000/cup ketika mengantri sebelum menaiki kereta.

D1 - Museum.jpg

Di area-area paling ujung Batu Secret Zoo, kita juga bisa melihat beberapa satwa buas seperti harimau, singa dan sejenisnya. Rampung di Batu Secret Zoo, kami berpindah ke gedung di sebelahnya yang terlihat sangat megah dengan pilar-pilar putih raksasa. Gedung itu adalah Museum Satwa. Di dalamnya banyak diorama-diorama hewan-hewan dari seluruh dunia.

Selesai menjelajahi Jatim Park 1 & 2, kami pulang ke homestay menggunakan Grab untuk mandi dan istirahat sejenak. Sekitar jam 19.30 WIB, kami beranjak ke atraksi selanjutnya yang kebetulan dekat sekali dengan homestay kami: Batu Night Spectacular (BNS). Apa sih BNS ini? Singkatnya, BNS itu seperti Pasar Malam tapi versi jauuuh lebih bagus dan lebih seru. BNS buka setiap hari dari jam 3 sore hingga 12 malam. Kami membeli tiket masuk biasa untuk saya dan suami seharga Rp30.000/org, serta tiket terusan free semua wahana untuk adik kami seharga Rp99.000/org.

Di dalamnya banyak wahana-wahana seru yang mirip-mirip dengan taman bermain pada umumnya. Yang paling seru buat saya adalah Gravitron (sayangnya lupa foto), dimana kita bisa merasakan sensasi dunia tanpa gravitasi. Gravitron ini berbentuk seperti UFO. Kita masuk ke dalamnya dan berdiri bersandar pada matras-matras di dinding. UFO tersebut kemudian berputar sangat sangat sangat kencang sampai ruang di dalamnya kehilangan gaya gravitasi (atau gravitasi melemah, i’m not sure), sehingga kami bisa mengangkat kedua kaki, seolah kami “menempel” ke dinding dan “melayang” di udara. Tapi jujur saja, di dalam sana jadi agak sulit bernapas dan mungkin akan membuat beberapa orang mual dan pusing.

D1 - BNS.jpg

Di dalam BNS juga ada taman lampion yang cocok untuk foto-foto cantik. Untuk pilihan makan, tersedia banyak sekali pilihan di food court yang terletak di ujung area BNS dekat tempat pembelian suvenir. Lagi-lagi, para pedagang makanan UKM yang dikaryakan. Keren! Dengan demikian, selesai sudah hari pertama kami di Batu.

 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s