Nyamuk

Dulu gue bisa dengan bangga bilang: “Darah gue pahit kali ya. Nyamuk males gigit-gigit gue.” “Gue nggak terganggu sedikit pun lho, sama banyaknya nyamuk di sini.” “Nggak ada pengaruhnya kamar gue disemprot baygon atau nggak.” Di saat anggota keluarga lain -terutama tante gue- ribet sama nyamuk dan gigitannya, gue santai-santai aja karena eksistensi nyamuk nggak pernah mengganggu kenyamanan gue. Sekarang: “KAMFRET INI NYAMUK NGGAK ABIS-ABIS!! MANA GATEL BANGET LAGI!!” Gue rasa nyamuk sudah mengalami mutasi gen dramatis yang membuat mereka menjadi makhluk super ganas saat ini. Kalau dulu di mata gue nyamuk itu just another little thingy yang terbang-terbang mengelilingi … Continue reading Nyamuk

Ms. Jones and I

Mightybangs: Ms. Jones, Just when… Just when will you come to Indonesia? Ms. Jones: Oh, poor Mighty B. Believe me, i did sign those contracts with Mr. Soebono back then in 2005. But, that travel warning really kept me away from your country. Mightybangs: That’s just because certain people in certain government are programmed by fear. It’s totally safe in here. Please please please come, will ya? Ms. Jones: Okay, right after i finish managing these grammies, B. They’re handful, you see? Mightybangs: Okay Ms. Jones. Just don’t go breaking my heart. Ms. Jones: Oh, poor Mighty B. Let me … Continue reading Ms. Jones and I

C.I.N.T.A.

I’m not writing about my love life, wheter it’s lovey-dovey or not. Neither am i writing about some dahsyat-material-melayu-band’s hit single. I’m writing about a word that everyone will be having a hard time defining. LOVE. I don’t know much about love and just like any other concepts that i didn’t know, i googled it. Merriam and Webster say that Love is a strong affection for another, arising from kinship or personal ties and so on. Okay MW, i get the whole, helicopter-viewed idea, but another itty-bitty concept is bugging me. CHOICE. And i got to learn it the most … Continue reading C.I.N.T.A.

Satu Episode Berakhir Sudah

Sudah 40 hari lebih Abah pergi. Tapi perjuangan dan doa untuk beliau tidak berhenti sampai di sini. Gue cuma bisa menulis sepenggal sajak dalam Buku Majmu’ Syarif Abah, yang dibagikan saat pengajian 40 harinya selasa lalu. Semoga semua orang yang membaca sajak ini tahu, what a great, great, man he was. Satu Episode Berakhir Sudah Satu episode berkahir sudah Layarnya disesaki jutaan warna semarak bagai pelukis yang memuja kanvasnya atau sineas yang haus berkarya Satu waktu merah, seperti bara yang lupa padam. Lain waktu biru, gambaran dalamnya samudera. Hari ini ungu, sajak yang merayu. Esok mungkin jingga, matahari di kala … Continue reading Satu Episode Berakhir Sudah

Cantik

Cantik itu relatif. Really? Menurut gue cantik itu udah ditentukan standarnya. Baik oleh industri hiburan atau perusahaan kapitalis penjual produk ‘kecantikan’. Cantik itu kurus Cantik itu putih Cantik itu rambutnya panjang Cantik itu feminin Go to hell. “Ih, lo kok gendut sih?” “lah, lo sendiri? ngaca dong.” “lah gue kan cowok. lo kan cewek. beda dong.” gila. cupat banget pikiran lo. “kok lo iteman sih?” iya emang kenapa? yang cantik itu yang putih doang? “rambut lo lebih bagusan panjang deh” serius? banyak yang bilang gue lebih cantik dipotong pendek kok. “ih dia tuh emang cantik banget ya. manis gitu loh … Continue reading Cantik