Cappadocia: Berasa Sherina Ngejar-ngejar Balon Udara

Ibaratnya kalo Istanbul itu cocok buat wisata budaya dan arsitektur, Cappadocia itu lebih cocok buat yang pengen mengeksplor pesona alam Turki. Meski perjalanan Istanbul-Cappadocia bisa ditempuh dengan bus (tapi 8 jam bok!), gue sama Omo memilih untuk naik pesawat selama 1 jam 20 menit. Kita pesan Turkish Airline secara online sejak di Jakarta. Alhamdulillah dapet lumayan murah (1 juta pp per-orang). Dari bandara Ataturk Istanbul kita mendarat di bandara Nevsehir Cappadocia. Dari Nevsehir menuju ke hotel kita di daerah Goreme itu kita harus naik shuttle yang tersedia dalam bentuk Mercedez Sprinter. Nah si shuttle ini harus dibooking paling nggak sehari … Continue reading Cappadocia: Berasa Sherina Ngejar-ngejar Balon Udara

Istanbul: Jalan Kaki itu Nggak Capek Asal Gandengan

Okee gue tau. Bahkan postingan gue jalan-jalan di Jepang aja belom kelar. Trus sekarang gue posting jalan-jalan di Istanbul 8-15 Mei 2016 kemarin. #okefine #gapapalahya Yang Jepang insya Allah akan gue lanjutin kalo mood. Bangun pagi di area Taksim, gue sama Omo (laki gue) langsung siap-siap menghabiskan setengah hari untuk mengarungi beberapa spot di Istanbul dengan jalan kaki. Istiklal Street Istiklal Street ini panjaaang banget dan merupakan salah satu jalan paling hits di Istanbul yang dipenuhi toko-toko dengan arsitektur menarik dan macam-macam gerobak street food yang unik. Buat sarapan, kita jajan roti Simit khas Turki (1,25 Lira). Alhamdulillah murah tapi … Continue reading Istanbul: Jalan Kaki itu Nggak Capek Asal Gandengan